Website Resmi Desa Wowong
Desa Wowong berdiri sebagai desa otonom pada 17 Desember 2005 atas prakarsa para tokoh masyarakat bersama pemuda dan warga pesisir. Berbatasan dengan Desa Mahal, Nilanapo, Walangsawah, dan Laut Sabu, Wowong memiliki potensi pertanian, perikanan, peternakan, serta wisata bahari. Penduduknya berasal dari berbagai wilayah sekitar yang bersatu membangun desa. Saat ini Wowong memiliki TK, SD, dan MTs serta dipimpin oleh Kepala Desa Jubir latif leki sejak 2021.
Desa Wowong memiliki potensi pertanian holtikultura seperti sawi, tomat, kangkung, kacang, dan mentimun dengan sistem irigasi tetes. Selain itu terdapat perikanan tangkap ikan dasar di wilayah pesisir, peternakan kambing, unggas, dan sapi. Pemberdayaan ekonomi juga dilakukan melalui kelompok anyaman lontar (berdiri 2024) serta kelompok abon ikan yang melibatkan PKK dan pemuda desa untuk pengembangan usaha berkelanjutan.
Wilayah Perbukitan
Laut Sawu
Selat Flores
Desa Tetandara
remaja
Pantai wowong memiliki pasir yang berwarna putih, deruh gelombang, pantai wowong ini tersedia juga tempat duduk dan ayunan. bukan hanya pemandangan yang indah melainkan di pantai tersebut terdapat juga pasar Nusantara wowong.
Bisa pesan melalui nomor WhatsApp di bawah
PROFIL KULIAH KERJA NYATA (KKN) UNIVERSITAS SEBELAS MARET (UNS) SOLO Universitas Sebelas Maret Solo merupakan salah satu perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia yang secara teratur melaksanakan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai bagian dari pengembangan karakter dan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Program ini mengajak mahasiswa untuk tinggal dan bekerja langsung di desa tujuan, mengidentifikasi permasalahan lokal, serta menyusun solusi berbasis potensi yang ada dengan pendekatan akademis dan kolaboratif. Pada periode ini, tim KKN UNS Solo yang ditempatkan di Desa Wowong terdiri dari mahasiswa dari berbagai jurusan – antara lain Ilmu Komunikasi, Ekonomi Pembangunan, Pariwisata, dan Seni Budaya – yang memiliki komitmen untuk berkontribusi dalam pembangunan desa secara menyeluruh. Kepala Desa Wowong yang saat ini memimpin pemerintahan desa memiliki visi yang jelas dalam mengembangkan potensi lokal menjadi kekuatan ekonomi dan identitas desa. Dengan semangat kolaboratif dan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat, beliau aktif mendukung setiap upaya pembangunan, termasuk kerja sama dengan perguruan tinggi seperti UNS Solo. Melalui kerja sama dengan tim KKN UNS, Kepala Desa Wowong berharap dapat mewujudkan Desa Wowong yang mandiri, berdaya saing, dan mampu mempertahankan serta mengembangkan kearifan lokal dan budaya yang menjadi warisan nenek moyang. Beliau juga berkomitmen untuk memastikan hasil kerja sama dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat desa. Kerjasama antara KKN UNS Solo dan Kepala Desa Wowong telah melahirkan berbagai inisiatif penting, di antaranya penyelenggaraan Festival Kelapa dan pelounchingan website desa, Shopee PAI, serta peta wisata dan buku cerita desa. Kolaborasi ini berlandaskan pada prinsip saling menguntungkan: mahasiswa mendapatkan pengalaman praktis dalam pengabdian masyarakat, sementara desa mendapatkan akses ke ilmu pengetahuan, kreativitas, dan jaringan yang mendukung pembangunan berkelanjutan.
Tanggal: Sabtu, 7 Februari 2026 Waktu: Pukul 19.00 - Selesai Tempat: Desa Wowong, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata LATAR BELAKANG Kegiatan ini merupakan kolaborasi dengan Program Pengabdian Masyarakat Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. Tujuan utama adalah mengkreasikan potensi lokal desa menjadi ruang ekonomi yang berkelanjutan, sekaligus memperkenalkan kekayaan alam, budaya, dan kearifan lokal Desa Wowong kepada khalayak luas.AGENDA UTAMA: PELOUNCHINGAN 3 INOVASI DESA 1. WEBSITE DESA WOWONG Sebagai platform resmi yang memperkenalkan segala potensi desa – mulai dari sumber daya alam, produk lokal, budaya, hingga informasi pemerintahan dan layanan masyarakat – menjangkau publik di seluruh nusantara dan mendorong kunjungan serta kerja sama. 2. SHOPEE PAI DESA WOWONG Ruang pasar digital yang menjadi wadah bagi seluruh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) desa untuk memasarkan produknya secara online, memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan pendapatan masyarakat. 3. PETA WISATA & BUKU CERITA DESA WOWONG - Peta Wisata: Menampilkan destinasi wisata alam, budaya, dan kuliner lokal yang dapat dieksplorasi. ? - Buku Cerita: Mengabadikan potensi desa, kearifan lokal, serta tradisi budaya yang menjadi identitas khas masyarakat Wowong. TENTANG FESTIVAL KELAPA Sebagai bagian dari acara, Festival Kelapa akan menghadirkan kreasi produk olahan kelapa dari UMKM desa, pertunjukan seni budaya lokal, dan penyuluhan tentang pemanfaatan kelapa secara maksimal sebagai komoditas ekonomi utama desa.
Posyandu kali ini diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Wowong bekerja sama dengan petugas kesehatan dari Puskesmas terkait, guna memberikan layanan kesehatan dasar bagi masyarakat, khususnya ibu hamil, balita, dan lansia. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 WITA hingga 12.00 WITA. - Pemeriksaan kesehatan rutin untuk balita (pengukuran berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala) ? - Pemberian vitamin A dan imunisasi sesuai jadwal ? - Konseling kesehatan bagi ibu hamil dan menyusui ? - Pemeriksaan tekanan darah dan berat badan bagi lansia ? - Penyuluhan tentang gizi seimbang dan sanitasi lingkungan ? - Pendaftaran data kesehatan bagi peserta baru